Myspace Marquee Text - http://www.marqueetextlive.comSelamat Datang Di Pendidikan Indonesia Made Easy

     Pendidikan Network Indonesia mempunyai kira-kira 150 situs yang kebanyakan terkait dengan Pendidikan, Perkembangan Pendidikan/Sekolah, dan Teknologi Pendidikan. Tujuan situs ini adalah sebagai payung untuk Jaringan Situs-Situs Khusus Untuk Sekolah Yang Ingin Meningkatkan Mutu Pendidikan di sekolah-nya.

Situs-situs terkait termasuk Pendidikan.ME (Made Easy, TujuanPendidikan.Com, GuruBermutu.Com, Metodologi.Com, TeknologiPendidikan.Com, Pendidikan.Net, dan E-Majalah.Com.

Kami sedang mengalami banyak masalah dengan perkembangan pendidikan di negara kita. Kelihatan-nya kebanyakan masalah adalah terkait dengan mutu manajemen pendidikan di negara kita yang selalu mencari solusi baru (solusi ajaib) dan tidak “secara konsisten” menghadapi masalah-masalah yang ada, yang paling penting untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Selain itu manajemen pendidikan kita (KemDikBud) gagal secara total mengatasi “Korupsi terjadi di semua tingkatan dari KemDikBud, dinas pendidikan, hingga sekolah” – “Dinas pendidikan telah menjadi institusi paling korup dan menjadi isntitusi penyumbang koruptor pendidikan terbesar dibanding dengan institusi lainnya.” (ICW)

Isu utama (selain korupsi)) adalah banyak guru di lapangan belum tahu Metodologi Yang Terbaik (standar dunia), maupun lebih banyak kurang mengerti cara melaksanakan metodologi itu……..

Guru Masih Terlalu Dominan di Kelas

“JAKARTA, KOMPAS.com – Proses belajar-mengajar di sekolah kerap membosankan dan tidak menyenangkan karena guru yang terlalu dominan di ruang kelas.

“Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa.” — Fasli Jalal

“Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa,” kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal dalam diskusi panel Pendidikan Profesi Guru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Sabtu (4/12/2010)”

Apa masalah utama dalam pelaksanaan pendidikan kita (selain korupsi), Yaitu ‘Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa’. – Apakah kita mungkin dapat berharap anak-anak kita akan Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Indonesia dengan Pembelajaran-Pasif?

Guru Berkualitas Perpustakaan : Jantung Pembelajaran
Tujuan Pendidikan Kurikulum Ini Situs Metodologi
Aman & Nyaman : Suasana Kondusive Peraga & Teknologi Pendidikan

Menuju Pendidikan Agama Bermutu
Semoga situs baru ini dapat menstimulasikan diskusi mengenai Pendidikan Agama.
(Sedang DiBuat 6 September, 2011)

Kami sudah menyediakan banyak Contoh Metodologi dan Strategi dan informasi untuk dibaca maupun di Downloads 1 dan di Downloads 2, tetapi supaya lebih banyak guru dapat bertahap-tahap mengarah ke metodologi pembelajaran yang lebih bermutu maupun lebih terfokus kepada perkembangan kemampuan, kreativitas, inovasi, dan kemandirian pelajar-pelajar kita (manusia), kami ingin menjelaskan mengenai langkah-langkah yang dapat di-integrasikan dalam metodologi yang sekarang tanpa menggangu proses pembelajaran dan perencanaan yang sudah ada.

Kunci-nya untuk mencapaikan mutu pendidikan yang Tingkat Dunia adalah Pembelajaran-Aktif (Student Centred) dan Kontekstual.

Langkah Pertama: Lebih mengarahkan pembelajaran ke pelajar-pelajar sendiri. Daripada menyampaikan informasi saja (suap-suapkan), lebih sering membagi tugas-nya ke pelajar-pelajar sendiri untuk membahas, meneliti, dan mencari informasi atau solusi-nya sendiri (problem solving).Langkah Kedua: Makin lama makin menggunakan lingungan sebagai sumber pembelajaran yang kontekstual. Mengarahkan pembelajaran dan perencanaan untuk kegiatan pembelajaran ke pelajar-pelajar sendiri. Lebih mengarah ke kemandirian dalam pembelajaran.

Langkah Ketiga: Makin lama makin menggunakan peraga yang ada, atau dibuat oleh guru, atau dibuat oleh pelajar-pelajar sendiri. Peraga maupun teknologi sederhana adalah sangat bermanfaat untuk menstimulasikan “Discovery Learning”. Peraga sederhana dapat menstimulasikan Imaginasi, Diskusi, Keterampilan Negosiasi, dan Kreativitas.

Langkah Keempat: Makin menghidupkan suasana kondusif belajar sambil meningkatkan penghargaian hasil karya pelajar. “Zaman Dinding Bersih” sudah lama ketinggalan zaman, sama dengan “Zaman Pelajar-Pelajar Duduk Manis”. Sekarang kita menggunakan dinding dan langit-langit untuk memerkan hasil karya pelajar. Selain meningkatkan suasanya belajar ini juga menunjukkan kehormatan kepada hasil karya pelajar-pelajar kita. “Nothing Succeeds Like Success” dan kalau pelajar-pelajar kita merasa bahwa hasil karya mereka dihargai dapat sangat meningkatkan perasaan bahwa mereka bersukses. Sangat memotivasikan…..

Langkah Kelima: Makin lama makin meningkatkan pengetahuan dan pengertian mengenai Proses Pembelajaran-Aktif. Di atas ada dua File PDF yang anda dapat menggunakan untuk meningkatkan pengertian kegiatan pembelajaran-aktif dan mendalami pengetahuan mengnai proses Pembelajaran-Aktif dan Kontekstual.

Tetapi rekomendasi kami adalah anda mulai mengintegrasikan langkah 1 sampai 4 ke dalam pembelajaran anda sebelum membaca dokumen-dokumen di atas supaya dokumen-dokumen itu adalah lebih berarti pada waktu membaca, dan anda dapat “reflect upon” pengalaman sendiri sambil membaca.

By smpn3maja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s